SIMULASI GLBB dengan Macromedia Flash

Posted: February 25, 2010 in Uncategorized

berikut ini saya akan membahas tentang pembuatan simulasi GLBB dengan menggunakan macromedia flash,,

Menambah object tambahan pada stage

Bukalah panel library dengan menekan tombol F11 atau bisa juga melalui windows – library. Pilihlah graphic jalan2, langit dan glbb, kemudian drag pada lembar kerja anda.

Ganti nama layer 1 menjadi background. Caranya double click tulisan layer-nya kemudian ganti dengan tulisan background.

Tambahkan sebuah layer baru diatas layer background, dengan cara klik kanan layer background kemudian pilih insert layer. Beri nama “objek”.

Pilihlah mobil_mc dari library panel lalu drag and drop ke stage. Kemudian posisikan mobil tepat diatas jalan (bagian bawah ban menyentuh permukaan jalan) buka propertis panel kemudian beri instance name “mobil”.

Tambahkan 2 buah tombol dari library standart flash. Caranya, pastikan layer objek yang terpilih. Buka menu window – common library – buttons.

Tambahkan beberapa tulisan pada layer objek. Caranya, pastikan layer objek yang terpilih. Pilih text Tool pada Tool Box. Kemudian buka propertis panel dan pastikan Text Type-nya adalah Static Text dan warnanya adalah hitam.

Selanjutnya drag and drop rumus dari library ke sebelah kanan atas stage.

Klik pada stage dan isi dengan tulisan “kecepatan awal” dan “m/s”. Pilih Text Tool lagi dan buat text dengan tulisan “percepatan”, “m/s2”, “waktu tempuh”, “s”,”jarak tempuh”, dan “m”.

Tambahkan sebuah input Text dengan cara memilih Text Tool pada Tool Box. Kemudian buka propertis panel kemudian isilah hal-hal berikut :

  1. Text Type = Input Text
  2. Instance Name = kecepatan_awal
  3. Line_Type = Single Line
  4. Rata kanan
  5. Beri  border pada tulisan
  6. Var = V0
  7. Uncek Auto Kern

Kemudian tentukan ukuran Input Text tersebut dengan cara membuat kotak yang cukup untuk menampung 5 digit angka lalu posisikan disebelah kanan tulisan “kecepatan awal”.

Tambahkan lagi sebuah input text dengan cara pilih input text kecepatan_awal. Kemudian tekan Ctrl+D untuk menduplikasi. Kemudian tentukan ukuran Input Text tersebut lalu letakkan di sebelah kanan tulisan “percepatan”. Selanjutnya buka propertis panel kemudian sesuaikan atributnya berdasarkan hal-hal berikut :

  1. Instance Name = percepatan
  2. Var = a

Dengan cara yang sama, buatlah sebuah Input Text kemudian letakkan di sebelah kanan tulisan “waktu tempuh”. Kemudian buka propertis panel dan sesuaikan atributnya sesuai hal-hal berikut :

  1. Instance Name = waktu_tempuh
  2. Var = t_tempuh

Kemudian tambahkan sebuah dinamic text dengan cara memilih Text Tool pada Tool Box kemudian letakkan di sebuah kanan tulisan “jarak tempuh”. Kemudian buka propertis panel dan sesuaikan atributnya sesuai hal-hal berikut :

  1. Text Type = Dynamic Text
  2. Instance Name = jarak_tempuh
  3. Var = xt

Sekarang kita coba untuk menambah script pada tombol play. Caranya yaitu, klik kanan pada tombol play kemudian pilih Action. Isikan kode berikut :

Catatan : on realease artinya script ini akan dieksekusi ketika tombol ditekan kemudian dilepaskan.

Sekarang  kita akan membuat script pada tombol reser. Yaitu caranya klik kanan pada tombol reser kemudian pilih Action. Selanjutnya ketikkan koding di bawah ini :

Tombol ini digunakan untuk mengembalikan mobil pada posisi semula.

Selanjutnya tambahkan layer baru dan posisikan di paling atas. Caranya klik kanan pada layer objek kemudian pilih insert layer. Beri nama layer tersebut dengan action layer. Klik kanan pada frame 1 pada action layer kemudian pilih action. Isikan deklarasi-deklarasi variabel yang akan digunakan dalam animasi kita dengan cara menuliskan kode berikut pada Panel Action.

Kemudian buat sebuah fungsi yang berguna untuk memberi nilai awal pada setiap variabel. Nama fungsi tersebut adalah inisialisasi. Berikut kodenya

function inisialisasi () {

mobil._x = 0;

x0 = mobil._x;

xt = 0;

v0 = 0;

vt = v0;

a = 0;

t = 0;

t_tempuh = 0;

delta = 0.1;

}

Setelah itu panggil fungsi tersebut dengan menuliskan kode

inisialisasi();

terakhir tambahkan kode stop(); agar ketika animasi ini pertama kali dijalankan, dia akan segera berhenti dan menunggu tombol ditekan.

Sekarang kita akan menambahkan script pada frame 2.

Klik kanan frame 2 pada action layer, pilih insert key frame. Kemudian klik kanan frame 2 tersebut dan pilih action.

Tambahkan kode berikut

f (t <= t_tempuh) {

mobil._x = x0 + v0*t + (1/2)*a*t*t;

vt = v0 + a*t;

xt = mobil._x – x0;

}

else {

xt = v0*t_tempuh + (1/2)*a*t_tempuh*t_tempuh;

vt = v0 + a*t_tempuh;

stop();

}

Maksud dari kode ini adalah, ketika frame ini dieksekusi, akan dicek apakah waktu sekarang melebihi waktu tempuh atau tidak. Jika tidak, maka posisi mobil berpindah sesuai dengan rumus GLBB. Jika ternyata waktu sekarang sudah melewati waktu tempuh yang kita tentukan, maka mobil akan berhenti (stop) dan akan ditampilkan jarak tempuh dari mobil tersebut dengan asumsi mobil bergerak dari posisi 0.

Yang terakhir kita akan membuat script pada frame 3.

Dalam flash, setelah frame 2 selesai dieksekusi maka secara otomatis kode pada frame selanjutnya (frame 3)akan dieksekusi. Pada animasi kita, frame 3 digunakan sebagai increment (menambah nilai current time sejumlah delta). Setelah current time bertambah, maka akan dihitung kembali posisi mobil selanjutnya. Itu artinya pada frame 3 ada perintah yang memerintahkan pointer untuk kembali mengeksekusi kode pada frame 2. Berikut ini adalah kodenya

Animasi telah selesai dibuat, untuk melihat hasilnya pilihlah menu control àTest Movie atau dengan menekan Ctrl+Enter.

download simulasi GLBBhttp://dea-yovita.yolasite.com/file-download.php

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s